Arsenal Dinilai Telah Blunder Melepas Nacho Monreal

Anipaltimes.com – Keputusan Arsenal untuk melepas Nacho Monreal ke Real Sociedad mendapatkan banyak kritikan terutama dari legenda klub. Mereka menilai jika manajemen Arsenal terlalu egois untuk melepas para pemain lama mereka. Meski Monreal sudah tidak lagi muda tetapi pengaruh sang pemain masih kuat diruang ganti klub.

Dilansir oleh The Sun merilis laporan jika manajer Unai Emery begitu kecewa dengan klub yang melepas Nacho Monreal. Padahal ia tidak memiliki skuat yang banyak disektor fullback kiri nantinya. Hal tersebut jelas akan membuat kedalaman skuat Arsenal kian menipis. Kedatangan Kieran Tierney pada musim ini belum memuaskan Unai Emery karena ia menilai jika eks pemain Glesgow Celtic tersebut masih terlalu dini untuk diharapkan menjadi pemain utama The Gunners.

Pada pertandingan Arsenal melawan Tottenham Hotspurs kemarin, Emery memasukan nama Sean Kolasianac untuk mengisi bek kiri. Namun mantan pemain Schalke tersebut kerap terlambat turun untuk menutup pergerakan dari pemain Tottenham seperti Son dan juga Christian Eriksen. Akhirnya pada pertandingan tersebut Arsenal hanya bermain imbang.

Celah dari fullback kiri jelas membuat banyak pertanyaan mengapa pemain seperti Kolasianac yang dimainkan. Dan mengapa Nacho Monreal malah dilepas oleh manajemen klub. Padahal pada musim lalu Emery lebih suka memainkan Monreal ketimbang Kolasianac. Keputusan tersebut pun menjadi pertanyaan untuk manajemen Arsenal.

Pada pertandingan melawan Tottenham Hotspurs sendiri jelas menjadi masalah bagi Unai Emery. Karena tim-tim lawan selanjutnya akan memanfaatkan kelemahan dari Sean Kolasinanc untuk memberikan perlawan untuk skuat Meriam London. Sementara Unai Emery jelas tengah kecewa dengan kedalam skuatnya yang masih belum menemukan permainan terbaiknya.

Scholes : United Butuh Gelandang Baru

Anipaltimes.com – Kehilangan sosok pemain seperti Mourane Fellaini dan juga Ander Herrera membuat Leganda Manchester United, yaitu Paul Scholes angkat suara, dia menilai jika manajer Ole Gunnar Solskjaer harusnya mendatangkan seorang gelandang baru pada musim panas ini. Menurutnya MU tengah membutuhkan tambahan gelandang bertahan yang bisa membuat tempo permainan hidup dan mengatur dalam ketenangan.

Sudah bukan rahasia lagi jika Manchester United mendapatkan kritikan tajam dari para fans untuk kebijakan transfer mereka yang dinilai terlalu irit. Mereka hanya mendatangkan tiga pemain baru yang dua diantaranya berposisi sebagai pemain berahan dan satu pemain sayap. Tidak ada seorang pemain yang berposisi sebagai gelandang tengah dan juga penyerang yang didatangkan. Padahal kedua posisi tersebut sudah ditinggalkan oleh empat pemain utama musim lalu.

Kehilangan Ander Hererra dan juga Fellaini tanpa mendatangkan pengganti yang sepadan pun memberikan kritikan kepada Solskjaer. Banyak fans MU yang menuntut pelatih asal Norwegia untuk dipecat dalam segera. Karena terlalu beresiko dalam memainkan para pemain muda tanpa diringi pemain senior yang bisa memberikan pengalaman lebih.

Bahkan dalam beberapa pertandingan Manchester United tidak dapat memenangkan laga dengan baik. Bahkan pada dua pertandingan terakhir mereka hanya mampu menang dengan skor 1-0. Itu artinya ada sebuah permasalahn dalam skuat utama Manchester United.

Menurut Paul Scholes MU seharusnya mendatangkan dua pemain baru lagi, yang berposisi sebagai pemain tengah dan penyerang. Bagi Scholes saat ini skuat MU tidak terlalu menjanjikan terutama dilini tengah dan juga lini serang. Dia merasa jika para rival United memiliki komposisi pemain yang sangat sempurna.

”Pasti mendatangkan pemain baru berposisi gelandang adalah sangat penting.”

”Pogba bermain cukup baik dia menciptakan beberapa umpan yang bagus, Tominay juga bermian sangat baik. Namun mereka membutuhkan seorang pemain yang bisa bermain dalam ketenangan terutama ketika mendapatkan tekanan. Pemain seperti Michael Carrick adalah pemain yang tepat untuk menjadi pemain penting disana. Mereka juga membutuhkan seorang penyerang karena kita tidak bisa bersaing dengan komposisi penyerang saat ini.” ungkap Scholes.