Mengatasi Nyeri Pada Punggung Menggunakan Berbagai Makanan

Nyeri Pada Punggung

Nyeri punggung dapat mengganggu aktivitas sehari-hari. Beberapa makanan ini dapat membantu kalian mengatasi nyeri punggung. Silahkan di simak makanan buat mengatasi nyeri punggung.

Nyeri punggung adalah salah satu keluhan yang sering terjadi. Tidak hanya untuk orang tua, gejala ini bisa dirasakan oleh semua kalangan usia. Hanya saja, tingkat nyerinya bisa bervariasi.

Kalau mengalami nyeri punggung yang sangat hebat, maka bisa sangat menyiksa sampai-sampai kalian merasakan ketidak nyamanan. Akibatnya, aktivitas sehari-hari kalian akan terganggu.

Untungnya, sakit punggung ini tidaklah dikarenakan oleh sesuatu yang serius. Serta hanya dikarenakan oleh cedera di otot (strain) dan ligamen (sprain).

Sprain dan strain bisa dikarenakan oleh beberapa hal, yaitu mengangkat barang yang berat ataupun posisi tubuh yang tidak baik atau jarang berolahraga.

Selain itu, ada peradangan di sendi yaitu osteoartritis serta jaringan sekitar punggung juga sering karena nyeri punggung.

Di dalam kasus yang parah, nyeri punggung dapat dikarenakan oleh pengeroposan pada tulang sampai saraf terjepit.

Buat meredahkan rasa sati karena nyeri punggung, minum obat atau terapi fisik biasanya menjadi pilihan yang pertama, namun tahukah kalian?

Selain kedua cara tersebut, mengkonsumsi beberapa makanan juga bisa membantu meredahkan gejala nyeri punggung.

Pasalnya, nyeri punggung ini dikarenakan adanya peradangan atau ketegangan. Yang artinya, dengan mengkonsumsi beberapa jenis makanan yang dapat mengatasi peradangan, untuk proses pemulihan nyeri punggu ini menjadi lebih cepat.

Nah, penasaran bukan makanan apa saja buat meredahkan nyeri punggung?

Alpukat
Alpukat merupakan salah satu buah yang sangat sering dihindari. Padahal buah alpukat ini banyak akan berbagai serat, mineral, serta lemak sehat yang tubuh kalian butuhkan buat menunjang kesehatan.

Alpukat juga mempunyai sifat antiinflamasi, serta bisa membantu merendahkan rasa nyeri punggung kalian.

Sayuran Hijau
Sayuran hijau seperti bayam, kale, dan brokoli juga mempunyai berbagai zat antiinflamasi. Serta sayuran hijau ini juga mempunyai kelebihan seperti kandungan antioksidan yang besar.

Ikan Makarel, Sarden, dan Salmon
ikan makarel, sarden, dan salmon juga banyak omega-3 yang berfungsi menjadi antiinflamasi.

Omega-3 bisa menghambat berbagai produk zat indlamasi, yaitu leukotrin serta prostaglandin.

Karena itu, ikan makarel, sarden, dan salmon adalah makanan-makanan yang sangat bagus buat nyeri punggung.

Hindari Makakan Berpengawet Dan Digoreng
Selain sudah mengetahui jenis makanan buat nyeri punggung, kalian juga harus tahu jenis makanan apa saja yang sebaiknya kalian hindari.

Makanan yang cepat saji atau yang di goreng kalau bisa hindari, dikarenakan mengandung lemak jenuh serta memicu peradang tubuh.

Makanan ringan yang mengandung minyak terhidrogenasi parsial serta berbahaya pengawet, yaitu keripik, kue kering, atau kerupuk, sebaiknya dihindari agar peradangan tidak semakin parah.

Itulah beberapa makanan buat nyeri punggung yang dapat kalian coba buat memaksimalkan pengobatan oleh dokter.

3 Alasan Mengapa Stres Yang Di Alami Laki-laki Lebih Parah

3 Alasan Mengapa Stres Yang Di Alami Laki-laki Lebih Parah

Stres menjadi salah satu masalah yang paling umum terjadi di kalangan masyarakat. Bahkan, pada tahun 2018 silam sudah tercatat sepertiga populasi manusia yang hidup di dunia ini mengalami yang namanya stres.

Tanpa kamu sadari, rumah sakit jiwa yang ada di daerah atau kota kamu rata-rata nya dihuni oleh kaum pria. kok bisa? Padahal riset yang di lakukan di Inggris membuktikan bahwa wanita lebih rentan mengalami stres ketimbang pria.

Tapi, meski kaum perempuan lebih mudah untuk terkena stres, kaum pria cenderung akan lebih mudah mengalami stres yang lebih parah ketimbang perempuan. Kenapa bisa? Yuk simak sama-sama penjelasannya di bawah ini.

1. Tidak biasa mengalami stres

Dikutip dari laman kesehatan, perempuan memang lebih mudah untuk terkena stres ketimbang pria. Namun, karena kebiasaan tersebut perempuan akan lebih mudah untuk merespon stres yang sedang di alaminya, sehingga mereka akan lebih paham bagai mana cara mengatasi masalah tersebut.

Beda halnya dengan perempuan, laki-laki akan lebih sulit untuk mengalami stres. Hal ini tentu saja akan membuat mereka sulit untuk terbiasa dan tidak mengerti apa yang harus di perbuat saat stres melanda. Akibatnya, saat sudah stres, masalah ini akan berlangsung dalam waktu yang lama dan semakin memburuk apa bila belum menemukan solusinya.

2. Tanda-tanda stres pada pria lebih sulit di deteksi

Studi yang dijalankan di Kanada, menyebutkan bahwa laki-laki cenderung memiliki sifat yang lebih keras dan selalu ingin unggul dari orang lain. Sebab mereka tidak ingin di cap sebagai orang yang lemah dan cengeng, sehingga mereka memilih menutupi masalah yang sedang di alami. Mereka lebih memilih untuk bermain gim, merokok, minum minuman keras, hingga paling parahnya mengkonsumsi obat-obatan terlarangĀ  yang di mana semua hal ini akan semakin memperburuk keadaan.

Keluarga, teman, hingga dokter pun akan mengalami kesulitan untuk mengetahui apa yang sedang di alaminya. Sehingga stres yang di alaminya akan semakin parah dan berakhir pada depresi yang sulit untuk di tangani.

3. Stres berat pada pria lebih sering di luapkan dengan kemarahan

Dilansir dari sebuah buku yang berjudul ” The Male Brain”, pria sebenarnya lebih mudah marah ketimbang perempuan, tapi pria lebih mampu untuk menutupinya.

Ketiak pria sudah mengalami stres berat dan mendapatkan masalah-masalah baru lainnya, laki-laki lebih sering melampiaskan emosi yang terpendam dalam dirinya dengan kekerasan. Hal ini tentu akan merugikan dirinya dan juga orang lain.

Bahkan, masalah kecil saja bisa memicu amarah laki-laki untuk muncul apabila laki-laki tersebut sudah dalam keadaan stres berat.