Belajar Melatih Diri Dan Melatih Perasaan Berekspektasi

Belajar Melatih Diri Dan Melatih Perasaan Berekspektasi

Manusia sering sekali berekspektasi. Dan ini adalah hal yang wajar dan lumrah. Ini adalah hal yang alamiah, sehingga setiap orang tidak bisa lepas dari ekspektasi. Tapi sebagai manusia, anda bisa mengontrol sifat berekspektasi ini. Ekspektasi tidak masalah, tapi tidak semua hal dapat kalian masukkan ekspektasi. Jika semua aspek anda berikan ekspektasi, maka akan menjadi memberi dengan harap balik. Ini tidak baik kan. Dan ekspektasi yang berlebihan juga tidak baik, dapat menyakiti anda dan orang lain.

Melatih Ekspektasi

Setiap orang tidak akan lepas dengan rasa ekspektasi, tapi setiap orang memiliki kontrol untuk mengolah rasa ekspektasi itu. Jadi saat anda mulai merasa sering kecewa, marah, merasa tidak adil, dan mulai menimbulkan rasa benci. Kalian perlu rehat sebentar, dan tenangkan diri. Dan mulai berpikir, dan intropeksi diri, kira-kira apa yang salah. Jika semakin lama semakin rasanya berat, dan perasaan semakin banyak dan mungkin lebih dominan rasa benci, marah, kecewa. Berartu ada yang salah di dalam diri anda.

Apakah itu? ya itulah diperlukan intropeksi diri. Mulai lah berpikir, apakah anda berekspektasi? kadang orang terlalu sering ekspektasi, dan berkeskpektasi terlalu tinggi, sehingga menjadikan anda salah seorang yang penuntut, egois, dan saat anda tidak mendapatkan apa yang anda harapkan, anda mulai mencari pihak yang dapat disalahkan dari tidak dapatnya hasil sesuai ekspektasi. Sehingga munculah rasa marah, benci, kecewa yang berlebihan. Padahal sumber kesalahannya ada di dalam diri anda.

Sering berekspektasi, dan berekspektasi berlebihan. Jadi itu salah satu hal yang diperlukan adalah jujur pada diri sendiri. Dan latih perasaan ekspektasi mu itu. Mulai belajar kontrol, self control. Ini sangatlah penting. Dan ini adalah salah satu proses menuju kedewasaan, proses membuatmu menjadi seseorang yang lebih baik dan bijaksana. Mulai latih untuk tidak meletakkan perasaan ekspektasi pada setiap aspek. Melatih untuk tidak ekspektasi terlalu besar pada sesuatu. Belajar untuk memberi tanpa harap kembali. Ini akan membuat anda menjadi seseorang yang lebih damai. Sehingga saat anda bisa melakukan itu semua, anda akan menjadi orang yang lebih bersyukur.