Solskjaer : Pogba Baik-Baik Saja Dengan Rasisme Yang Dia Dapatkan

Anipaltimes.com – Beberapa waktu yang lalu sempat ada sebuah indsiden yang tidak menyenangkan untuk gelandang Manchester United, yakni Paul Pogba. Ia harus mendapatkan rasisme karena dianggap gagal memberikan kemenangan untuk MU ketika pertandingan melawan Wolves. Manajer Ole Gunnar Solskjaer pun memberikan pandangannya saat ini, ia merasa jika Pogba menjadi lebih kuat ketika mendapatkan rasisme tersebut.

Seperti yang sudah diketahui jika Pogba harus membuat MU hanya bermain dengan skor 1-1 dengan Wolverhampton. Sang gelandang gagal memaksimalkan kesempatan penalti yang dia dapat, kala menjadi ekesekutor 12 pas. Hingga akhirnya pans Manchester United begitu murka akan hal itu mereka pun melampiaskan kemarahan mereka di Twitter dengan mengatakan Pogba adalah monyet hitam. Kalimat Rasisme tersebut membuat pihak Manchester United langsung melindungi Pogba dari amukan dengan meminta pihak Twitter untuk datang ke Old Trafford.

Ole Gunnar Solskjaer sendiri mengungkapkan jika sang gelandang merasa baik hingga kini.

”Pogba kini baik-baik saja.” terang Ole Gunnar Solskjaer.

Ole menerangkan jika kini gelandang asal Prancis itu tidak terpengaruh dengan nada rasisme yang mengarah kepadanya. Ia justru merupakan salah satu pemain yang tidak mudah terpancing dengan hal itu karena pemain berusia 26 tahun ini memiliki karakter yang kuat.

”Paul adalah pemain yang kuat dia tidak mudah terpengaruh akan hal itu, dia akan semakin kuat dengan masalah yang terjadi dengannya.”

”Saya sudah berbicara dengannya, dan dia terlihat sangat baik. Tetapi saya tidak menyukai apa yang tunjukan oleh beberapa orang yang memberikan rasisme akan hal itu, sangat memalukan.” ujar Ole Gunnar Solskjaer.

 

Parker : Manchester United Harus Bersabar Dengan Solskjaer

Anipaltimes.com – Beberapa waktu yang lalu sempat gencar rumor Manchester United akan segera memecat Ole Gunnar Solskjaer sebagai pelatih klub. Hal itu menyusul serangkai hasil yang kurang memuaskan yang ditampilkan oleh skuat Manchester United.

Bahkan pada awal musim ini mereka gagal memenangkan tiga pertandingan di Premier League. Teranyar mereka dihantam oleh West Ham United dengan skor 2-0. Kegagalan klub yang gagal memenangkan pertandingan tersebut membuat banyak fans MU murka. Mereka merasa saat ini tim kesayangan mereka akan sulit untuk bersaing memenangkan Premier League maupun masuk ke posisi empat besar untuk bisa bermain di Liga Champions musim depan.

Materi komposisi skuat MU yang lebih banyak diisi dengan para pemain muda membuat tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer akan sulit bersaing dengan Liverpool, Manchester City maupun Arsenal yang memiliki pemain-pemain berkualitas dengan jam terbang yang segudang. Itu sebabnya para pundit memberikan prediksi jika MU tidak akan mampu berkembang ketika ditangani Solskjaer.

Bahkan sebuah statistik menyebutkan jika tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer dalam rekor kemenangan jauh lebih buruk dari tim asuhan Jose Mourinho ketika masih menangani Setan Merah. Alhasil para fans MU memberikan kritikan kepada manajemen MU untuk segera memecat Solskjaer dan mengganti dengan sosok pelatih yang jauh lebih berpengalaman dan kompoten.

Sayang manajemen MU beberapa waktu yang lalu menegaskan jika mereka masih yakin dengan Ole Gunnar Solskjaer. Mereka beralasan jika klub dan pelatih tengah membangun dengan skema jangka panjang. Nah, menurut Paul Parker sendiri ia menilai jika apa yang dilakukan oleh Solskjaer sudah sangat tepat. Karena saat ini pembangunan yang dilakukan oleh MU tidak akan instant dan meminta para penggemar untuk bersabar dengan timnya.

”Kita tahu ada sebuah bencana disana, tapi bersama Solskjaer mereka tidak buruk dalam segi permainan. Mereka hanya kurang memiliki momentum untuk bisa mencetak gol dan membunuh pertandingan.”

”Jika mereka kembali mengganti pelatih saya rasa itu bukanlah hal yang tepat. Semua pelatih yang pergi memiliki alasan yang sama, mereka kesulitan mendatangkan pemain incaran mereka. Pemain dijaman sekarang memiliki harga fantastis jadi apa yang dilakukan MU sudah sangat tepat mengembangkan para pemain muda potensial.” ucap Parker.